Pin It

Kekurangan dan Kelebihan Sertifikat Deposito

Sertifikat deposito merupakan salahsatu layanan keuangan yang diberikan oleh bank dan lembaga keuangan lain sebagai bentuk pinjaman uang institusi dengan masa waktu yang telah disepakati antara investor dan penerbit deposito. Jangka waktu yang diberikan secara umum adalah dua bulan, tiga bulan, enam bulan, dan satu tahun.
Sertifikat deposito merupakan salahsatu hal yang penting dalam menjalankan kegiatan bisnis. Sertifikat yang satu ini dapat digunakan sebagai alat untuk diperjual belikan atau dipindahtangankan kepada pihak lain karena dalam sertifikat sendiri tidak tercantum nama nasabah. Sehingga siapapun pemilik sertifikat yang menunjukkan ini kepada bank akan diberikan sejumlah yang yang sesuai dengan keterangan di dalam sertifikat itu sendiri. Kemudian, untuk suku bunga dari sertifikat diwajibkan untuk dibayar sejak awal pengajuan jika sertifikat akan membutuhkan sebuah prosedur khusus yang diberikan pihak bank atau lembaga keuangan kepada seorang investor. Secara keseluruhan, sertifikat ini  sudah dijalankan oleh bank-bank konvensional maupun bank syariah
Berbicara mengenai sertifikat deposito, tentunya sertifikat ini memiliki beberapa kekurangan serta kelebihan. Adapun kekurangan serta kelebihan tersebut diantaranya yaitu:
Kelebihan Sertifikat deposito
Kelebihannya adalah nasabah dapat membuat sendiri investasi dari bunga yang diperhitungkan di muka bersama bank untuk lokasi bisnis yang dijalankannya. Dan dapat diterpkan di berbagai lokasi. Hal ini dilakukan agar nasabah mendapatkan keuntungan yang lebih besar dari nilai investasi yang lebih baik serta besar. Bisa dipakai untuk jaminan kredit serta bisa diperjual belikan dengan bebas. Serta mendapat jaminan Dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sesuai dengan ketentuan yang ada (berlaku).

Kekurangan dan Kelebihan Sertifikat Deposito
Kekurangan Sertifikat deposito
Sedangkan kekurangannya yaitu denda yang dihitung.  Denda yang dimaksud disini adalah terjadi ketika seorang nasabah mencairkan dana simpanan sebelum batas waktu yang telah disepakati antara pihak bank dan nasabah itu sendiri. Apalagi, ketika sebuah sertifikat biasanya tidak mencantumkan nama, sehingga pencairan bisa dilakukan oleh siapa pun. Selain itu, jika sertifikat ini hilang, maka penemunya dapat mencairkan dana tersebut dengan mudah
Bagi masyarakat atau calon nasabah yang ingin mengajukan sertifikat ini, tidak perlu merasa khawatir lagi karena pemerintah akan menjamin keamanannya dengan menyertakannya dalam lembaga LPS agar tetap aman dan terbebas dari oknum-oknum yang menyalahgunakan sebuah deposito.

Posted in: Bisnis